TATA CARA MENGERJAKAN WUDHU YANG BENAR SESUAI SUNNAH

TATA CARA MENGERJAKAN WUDHU YANG BENAR SESUAI SUNNAHSebagai syarat sahnya shalat seseorang, maka kita wajib mengetahui bagaimana cara mengerjakan bersuci yang benar.
Sebelum shalat, anda harus bersuci dengan cara berwudhu.

Wudhu yang benar sesuai dengan petunjuk Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam.
Dari ibnu umar,beliau berkata,”saya mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “tidak ada shalat kecuali dengan bersuci. Tidak ada sedekah dari hasil pengkhianatan”. Hadis riwayat muslim no.224

Dari berbagai hadis yang ada maka dapat kita ringkas tata cara wudhu sebagai berikut:
1. Berniat dalam hati untuk menghilangkan hadats (kotoran);
2. Membaca / mengucapkan “bismillah”(dengan nama Allah);
3. Membasuh kedua telapak tangan sebanyak 3 kali;


tata cara wudhu pemula membasuh telapak tangan

4. Mengambil air dengan tangan kanan, lalu dimasukkan air ke dalam mulut(berkumur-kumur) dan sekaligus memasukkan air ke dalam hidung, kemudian air tersebut dikeluarkan dengan tangan kiri. Lakukan sebanyak 3 kali;

tata cara wudhu pemula berkumur dan memasukkan air ke hidung
memasukkkan air ke mulut (berkumur) dan menghirup dengan hidung , lalu mengeluarkannya


5. Membasuh seluruh wajah sebanyak 3 kali dan menyela-nyela jenggot(jika punya);
tata cara wudhu pemula membasuh wajah
membasuh wajah 3 x


6. Membasuh tangan kanan hingga siku,kemudian tangan kiri hingga siku sambil menyela-nyela jari-jemari;
tata cara wudhu pemula membasuh tangan
membasuh tangan masing- masing 3 x


7. Membasuh kepala 1 kali termasuk didalamnya telinga, caranya:
• Kedua telapak tangan dibasahi dengan air;
• Dengan kedua telapak tangan itu kita membasahi kepala bagian depan,lalu ditarik mundur menuju kepala bagian belakang, lalu tarikkembali menuju kapala bagian depan;
tata cara wudhu pemula membasuh kepala
1. Mengusap kepala dari depan

tata cara wudhu pemula membasuh kepala
2. Tarik ke belakang

tata cara wudhu pemula membasuh kepala
3.Tarik ke depan lagi
• Setelah itu langsung dilanjutkan dengan memasukkan jari telunjuk ke dalam lubang telinga, sementara ibu jari menggosok telinga bagian luar.
tata cara wudhu pemula membersihkan telinga
membersihkan teinga 


8. Membasuh kaki 3 kali dari ujung jari hingga ke mata kaki dengan mendahulukan kaki kanan, dan menyela-nyela jari-jemari.

tata cara wudhu pemula membasuh kaki
membasuh kaki sampai mata kaki


Dalil dari tata cara wudhu di atas adalah
مْرَانَ مَوْلَى عُثْمَانَ أَخْبَرَهُ أَنَّ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ – رضى الله عنه – دَعَا بِوَضُوءٍ فَتَوَضَّأَ فَغَسَلَ كَفَّيْهِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ مَضْمَضَ وَاسْتَنْثَرَ ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ غَسَلَ يَدَهُ الْيُمْنَى إِلَى الْمِرْفَقِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ غَسَلَ يَدَهُ الْيُسْرَى مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ مَسَحَ رَأْسَهُ ثُمَّ غَسَلَ رِجْلَهُ الْيُمْنَى إِلَى الْكَعْبَيْنِ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ غَسَلَ الْيُسْرَى مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ قَالَ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- تَوَضَّأَ نَحْوَ وُضُوئِى هَذَا ثُمَّ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « مَنْ تَوَضَّأَ نَحْوَ وُضُوئِى هَذَا ثُمَّ قَامَ فَرَكَعَ رَكْعَتَيْنِ لاَ يُحَدِّثُ فِيهِمَا نَفْسَهُ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ ». قَالَ ابْنُ شِهَابٍ وَكَانَ عُلَمَاؤُنَا يَقُولُونَ هَذَا الْوُضُوءُ أَسْبَغُ مَا يَتَوَضَّأُ بِهِ أَحَدٌ لِلصَّلاَةِ.

Humran pembantu Utsman menceritakan bahwa Utsman bin Affan radhiallahu ‘anhu pernah meminta air untuk wudhu kemudian dia ingin berwudhu.
Beliau membasuh kedua telapak tangannya 3 kali, kemudian berkumur-kumur diiringi memasukkan air ke hidung, kemudian membasuh mukanya 3 kali, kemudian membasuh tangan kanan sampai ke siku tiga kali, kemudian mencuci tangan yang kiri seperti itu juga, kemudian mengusap kepala, kemudian membasuh kaki kanan sampai mata kaki tiga kali, kemudian kaki yang kiri seperti itu juga.

 Kemudian Utsman berkata, “Aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berwudhu seperti wudhuku ini, kemudian beliau bersabda, “Barangsiapa berwudhu seperti wudhuku ini kemudian dia shalat dua rakaat dengan khusyuk (tidak memikirkan urusan dunia dan yang tidak punya kaitan dengan shalat), maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu”.

Ibnu Syihab berkata, “Ulama kita mengatakan bahwa wudhu seperti ini adalah contoh wudhu yang paling sempurna yang dilakukan seorang hamba untuk shalat”.[HR. Bukhari dan Muslim].

Itulah tata cara wudhu yang benar, semoga bermanfaat. Atau ketika tidak memungkinkan bagi anda untuk berwudhu menggunakan air, anda bisa bertayamum.

Comments

  1. […] dari najis dan kotoran dengan membasuhkan air ke anggota tubuh tertentu. Anda bisa membacanya di ‘Tata Cara berwudhu yang Benar Sesuai Sunnah Nabi’. Memulai Shalat Shalat harus dikerjakan dengan bacaan berbahasa arab dan dan kita diharuskan […]

    ReplyDelete

Post a Comment

iklan

iklan
Bimbingan Islam Untuk Pribadi dan Masyarakat

Popular posts from this blog

Tatacara Shalat Wajib 5 Waktu untuk Pemula Dilengkapi Gambar

Menentukan Tibanya Waktu Shalat Tanpa Jam dan Jadwal

Pentingnya menuntut ilmu dalam Islam

Bagaimana Seorang Mualaf Memperdalam Ilmu Agamanya

9 Amalan Yang Harus Dibiasakan Seorang Mualaf

Persaksian Keimanan (syahadat) bag 1